Tidakkah
kau selalu merasakan bahwa bumi ini penuh dengan sekatan. Saat ini, itulah yang
ku rasakan. Mulutku tersa terbungkam, otakku terasa kaku dan kakiku merasa ragu
ketika melangkah.
Setiap
langkahku, tak sedikitpun aku merasakan kenyamanan dalam sebuah lingkungan dan
segala rupa bentuk sosial.
Tak satu pun. Di kampus, tempat dimana aku mencari penuh harta di situ, di
temapat ibadah, yang kata kebanyakan pendeta dapat menenangkan pikiran namun tak
selalu bagiku. Di rumah dimana tempatku mengeletakkan raguku selama
bertahun-tahun namun masih ku rasa jenuh.
Hanya
satu hal ketika aku merasakan kenyamanan. Ya hanya satu hal, berdiam diri dan
tak ada satu anak manusia pun yang ada. Hanya sendiri. Berkutat pada diri
sendiri.
Ketimbang aku harus mengikuti apa mau mereka untuk mendapatkan sebuah
kenyamanan.
0 comments:
Post a Comment