Monday, June 08, 2015

The Art of Building Relation with People

Bagian 1 -  Memahami Orang Lain
Orang lain, adalah salah satu faktor penentu kesuksesan dan kebahagian. Diperlukan keberanian untuk memulai membangun relasi, bersedia membuang ego dan menjalani proses.

“Bangun relasi sebanyaknya untuk sukses dan bahagia”

Seputar sifat manusia:
ü  Bersifat egois
ü  Lebih menyukai atau tertarik dengan diri sendiri
ü  Ingin merasa menjadi penting atau mempunyai nilai lebih di hadapan siapapun
ü  Sifat ingin dihargai

Bagian 2- Menumbuhkan Pribadi yang menarik
Pertemuan pertama dapat dikatakan sebagai benih awal terjalinnya hubungan. Pertemuan pertama juga menjadi tolak ukur penilaian orang lain terhadap diri kita.
Umumnya orang akan berkesan tentang orang lain yang didasarkan pada cara berpikir, berbicara, berpakaian dan berinterakasi dengan mereka.
Penelitan Albert Menrabian, 55% pemahaman komunikasi tatap muka yang ditunjukan dengan bahasa tubuh; 33% dengan nada suara; 7% ucapan kata-kata.

“Penampilan berperan penting untuk menciptakan kesan pertama yang baik terhadap penilaian orang lain”

Untuk kesan pertama yang baik:
Mengembangkan citra diri yang positif, berpenampilan rapi, tepat waktu, jabat tangan yang erat, murah berucap terima kasih, tersenyum, jadi pendengar yang baik, bicara cukup jelas dan tegas, menjaga posisi postur tubuh, percaya diri, perkenalan diri tanpa membanggakan diri.
Hal yang dapat dilakukan:
«  Percaya diri, merasa diri berkualitas dan berdiri tegap
«  Tersenyum dengan tulus dan tidak cepat mengubah mimik muka
«  Ketika berbicara lakukan kontak mata (pandang mata)
«  Berpakain pantas dan wajar
«  Menjaga kebersihan badan
«  Dan tetap menjadi diri sendiri
Kebiasan bersikap ramah dalam berkomunikasi:
{  Jangan memotong pembicaraan
{  Jangan berbicara terus
{  Tidak berlagak mengetahui segalanya
{  Jangan membicarakan kehebatan diri sendiri
{  Tidak berbicara kepada satu orang saja
{  Tidak menggunakan bahasa daerah atau asing (jika ada yang berbeda bahasa)
{  Menanggapi pembicaraan orang lain
38%  kesan pertama seorang pendengar terhadap lawan bicara dipengaruhi oleh bagaimana mereka bersuara yaitu gaya bicara/irama dan mutu pembicaraan.
Latihan berbicara:
Membaca beberapa alinea dengan cukup keras. Ulangi membaca secara perlahan dan beri tekanan-tekanan pada setiap suku kata; tekanan yang kuat pada konsonan terutama konsonan awal dan akhir.
Menjadi pendengar baik:
J  Menjaga kontak mata
Termasuk mengamati gerak bahasa tubuhnya.
J  Beri perhatian lebih
Tanya kembali apa yang diucapakan lawan bicara jika perhatian teralihkan dan pindah posisi duduk.
J  Jangan lakukan interupsi
Jangan terlalu banyak pertanyaan ketika lawan bicara sedang berbicara.
J  Jauhi paksaan gelisah
Tanda sudah bosan dan tidak tertarik.
J  Atur bahasa tubuh
Pandangan mata, duduk berdekatan dan anggukan.
J  Memahami suasana hati lawan bicara (bersikap empati)
J  Menjaga rahasia
J  Respon yang bersahabat
Mengangguk, menggelengkan kepala, tersenyum, tertawa, komentar pendek: Oh ya? Hebat! Setuju!
J  Bila tidak tertarik atau bosan, alihkan pembicaraan secara perlahan.
Integriras à modal utama dalam membangun relasi.

“Jika berharap dengan orang lain maka, tertariklah kepada mereka”

Menyampaikan kritik terhadap orang lain:
·         Sampaikan kritik secara pribadi, tidak di depan umum
·         Sebelum mengkritik, awali perkataan dan pujian yang baik
·         Tidak mengkritik orangnya tetapi perbuatannya
·         Persiapkan jawaban terlebih dahulu
·         Mohon kerja sama
·         Satu kritik untuk sebuah kesalahan (fokus)
·         Akhiri kritik dengan cara bersahabat
Jika ingin memikat orang lain ke dalam cara berpikir kita, maka yakinkan mereka bahwa anda adalah kawan yang tulus.
Hal besar dalam seni mempengaruhi orang lain, yaitu dengan mengetahui apa Jika ingin memikat orang lain ke dalam cara berpikir kita, maka yakinkan mereka bahwa anda adalah kawan yang tulus.
Hal besar dalam seni mempengaruhi orang lain, yaitu dengan mengetahui apa yang akan mereka lakukan dan inginkan serta cari, membantu menemukannya, dan mewujudkannya (timbale balik).
Cara membuat orang lain penting:
*      Berpikir bahwa orang lain penting
*      Panggil nama mereka sesering mungkin
*      Beri penghargaan dan pujian yang tulus
*      Menjadi pendengar yang baik
*      Beri jeda waktu sebelum menjawab apa yang diutarakan mereka
*      Ucapkan kata “Anda” (bisnis)
*      Menghargai orang yang mau menunggu

“Memaklumi setiap perbedaan adalah salah satu bentuk loyalitas”

Bagian 3 - Hal Penting Dalam Membangun Relasi
Ciri-ciri pembicara terbaik dari Larry King:
W      Memandang dari sudut pandang baru
W      Memiliki cakrawala luas
W      Selalu antusias
W      Tidak pernah membicarakan dirinya sendiri
W      Memilki sifat ingin tahu yang luas
W      Selalu menunjukan sifat empati
W      Memiliki selera humor
W      Memiliki gaya bicara yang khas
Pemicu gagalnya komunikasi:
a.       Sikap rekatif à orang yang emosional
b.      Kebiasaan berasumsi à menangkap pengertian orang lain dengan pengertian kita sendiri (berbeda/bias)-kesalahpahaman.
c.       Sulit mendengar
d.      Hiperbola/gossip

“Komunikasi merupakan asset penting dalam kepribadian seseorang”

Membina komunikasi yang efektif:
ª       Mengatur kontak mata
Menatap lawan bicara dan mengatur jeda untuk memulai pembicaraan.
ª       Atur ekspresi wajah
ª       Menata gerak-gerik tubuh
ª       Menyesuaikan busana
Berbusana sesuai dengan struktur tubuh akan lebih menarik penampilan fisik, berdampak pada proses komunikasi.
ª       Tumbuhkan sikap respect
Sikap menghargai setiap individu.
ª       Berempati
Kemampuan untuk menempatkan diri pada situasi/kondisi yang dihadapi orang lain.
Syarat dalam berempati adalah kemampuan untuk mendengarkan/mengerti terlebih dahulu, sebelum didengarkan/dimengerti oleh orang lain.
Dengan itu kita dapat membangun keterbukaan dan kepercayaan yang diperlukan dalam membangun kerja sama atau sinergi orang lain.
¨       Audible
Makna audible à dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik. Berarti pesan yang disampaikan dapat diterima oleh penerima pesan.
¨       Clarity
Selain dimengerti harus ada kejelasan dari pesan, sehingga tidak terjadi multi interpretasi.
Clarity à keterbukaan dan transparasi. Dalam komunikasi tidak ada yang ditutupi.
¨       Humble
Sikap rendah hati


Diambil dari : Buku The Art of Building Relation with People – Sarah Jessica

Share:

0 comments:

Post a Comment