Bagian
1 - Memahami
Orang Lain
Orang
lain, adalah salah satu faktor penentu kesuksesan dan kebahagian. Diperlukan
keberanian untuk memulai membangun relasi, bersedia membuang ego dan menjalani
proses.
“Bangun relasi sebanyaknya untuk
sukses dan bahagia”
Seputar sifat manusia:
ü
Bersifat
egois
ü
Lebih
menyukai atau tertarik dengan diri sendiri
ü
Ingin
merasa menjadi penting atau mempunyai nilai lebih di hadapan siapapun
ü
Sifat
ingin dihargai
Bagian
2- Menumbuhkan Pribadi yang
menarik
Pertemuan
pertama dapat dikatakan sebagai benih awal terjalinnya hubungan. Pertemuan
pertama juga menjadi tolak ukur penilaian orang lain terhadap diri kita.
Umumnya orang akan berkesan tentang orang lain yang didasarkan
pada cara berpikir, berbicara, berpakaian dan berinterakasi dengan mereka.
Penelitan
Albert Menrabian, 55% pemahaman komunikasi tatap
muka yang ditunjukan dengan bahasa tubuh; 33% dengan nada suara; 7% ucapan kata-kata.
“Penampilan berperan penting untuk
menciptakan kesan pertama yang baik terhadap penilaian orang lain”
Untuk
kesan pertama yang baik:
Mengembangkan
citra diri yang positif, berpenampilan rapi, tepat waktu, jabat tangan yang
erat, murah berucap terima kasih, tersenyum, jadi pendengar yang baik, bicara
cukup jelas dan tegas, menjaga posisi postur tubuh, percaya diri, perkenalan
diri tanpa membanggakan diri.
Hal
yang dapat dilakukan:
« Percaya diri, merasa diri
berkualitas dan berdiri tegap
« Tersenyum dengan tulus dan tidak cepat
mengubah mimik muka
« Ketika berbicara lakukan kontak mata
(pandang mata)
« Berpakain pantas dan wajar
« Menjaga kebersihan badan
« Dan tetap menjadi diri sendiri
Kebiasan
bersikap ramah dalam berkomunikasi:
{
Jangan
memotong pembicaraan
{
Jangan
berbicara terus
{
Tidak
berlagak mengetahui segalanya
{
Jangan
membicarakan kehebatan diri sendiri
{
Tidak
berbicara kepada satu orang saja
{
Tidak
menggunakan bahasa daerah atau asing (jika ada yang berbeda bahasa)
{
Menanggapi
pembicaraan orang lain
38% kesan pertama seorang pendengar terhadap
lawan bicara dipengaruhi oleh bagaimana mereka bersuara yaitu gaya bicara/irama
dan mutu pembicaraan.
Latihan
berbicara:
Membaca
beberapa alinea dengan cukup keras. Ulangi membaca secara perlahan dan beri
tekanan-tekanan pada setiap suku kata; tekanan yang kuat pada konsonan terutama
konsonan awal dan akhir.
Menjadi
pendengar baik:
J
Menjaga
kontak mata
Termasuk
mengamati gerak bahasa tubuhnya.
J
Beri
perhatian lebih
Tanya
kembali apa yang diucapakan lawan bicara jika perhatian teralihkan dan pindah
posisi duduk.
J
Jangan
lakukan interupsi
Jangan
terlalu banyak pertanyaan ketika lawan bicara sedang berbicara.
J
Jauhi
paksaan gelisah
Tanda
sudah bosan dan tidak tertarik.
J
Atur
bahasa tubuh
Pandangan
mata, duduk berdekatan dan anggukan.
J
Memahami
suasana hati lawan bicara (bersikap empati)
J
Menjaga
rahasia
J
Respon
yang bersahabat
Mengangguk,
menggelengkan kepala, tersenyum, tertawa, komentar pendek: Oh ya? Hebat!
Setuju!
J
Bila
tidak tertarik atau bosan, alihkan pembicaraan secara perlahan.
Integriras à modal utama dalam membangun relasi.
“Jika berharap dengan orang lain maka,
tertariklah kepada mereka”
Menyampaikan
kritik terhadap orang lain:
·
Sampaikan
kritik secara pribadi, tidak di depan umum
·
Sebelum
mengkritik, awali perkataan dan pujian yang baik
·
Tidak
mengkritik orangnya tetapi perbuatannya
·
Persiapkan
jawaban terlebih dahulu
·
Mohon
kerja sama
·
Satu
kritik untuk sebuah kesalahan (fokus)
·
Akhiri
kritik dengan cara bersahabat
Jika
ingin memikat orang lain ke dalam cara berpikir kita, maka yakinkan mereka bahwa
anda adalah kawan yang tulus.
Hal
besar dalam seni mempengaruhi orang lain, yaitu dengan mengetahui apa Jika
ingin memikat orang lain ke dalam cara berpikir kita, maka yakinkan mereka
bahwa anda adalah kawan yang tulus.
Hal
besar dalam seni mempengaruhi orang lain, yaitu dengan mengetahui apa yang akan
mereka lakukan dan inginkan serta cari, membantu menemukannya, dan
mewujudkannya (timbale balik).
Cara
membuat orang lain penting:
“Memaklumi setiap perbedaan adalah
salah satu bentuk loyalitas”
Bagian
3 - Hal Penting Dalam Membangun Relasi
Ciri-ciri
pembicara terbaik dari Larry King:
W
Memandang
dari sudut pandang baru
W
Memiliki
cakrawala luas
W
Selalu
antusias
W
Tidak
pernah membicarakan dirinya sendiri
W
Memilki
sifat ingin tahu yang luas
W
Selalu
menunjukan sifat empati
W
Memiliki
selera humor
W
Memiliki
gaya bicara yang khas
Pemicu
gagalnya komunikasi:
a.
Sikap
rekatif à orang yang emosional
b.
Kebiasaan
berasumsi à menangkap pengertian orang lain
dengan pengertian kita sendiri (berbeda/bias)-kesalahpahaman.
c.
Sulit
mendengar
d.
Hiperbola/gossip
“Komunikasi merupakan asset penting
dalam kepribadian seseorang”
Membina
komunikasi yang efektif:
ª
Mengatur
kontak mata
Menatap lawan bicara dan mengatur
jeda untuk memulai pembicaraan.
ª
Atur
ekspresi wajah
ª
Menata
gerak-gerik tubuh
ª
Menyesuaikan
busana
Berbusana sesuai dengan struktur
tubuh akan lebih menarik penampilan fisik, berdampak pada proses komunikasi.
ª
Tumbuhkan
sikap respect
Sikap menghargai setiap individu.
ª
Berempati
Kemampuan untuk menempatkan diri
pada situasi/kondisi yang dihadapi orang lain.
Syarat
dalam berempati adalah kemampuan untuk mendengarkan/mengerti terlebih dahulu,
sebelum didengarkan/dimengerti oleh orang lain.
Dengan
itu kita dapat membangun keterbukaan dan kepercayaan yang diperlukan dalam
membangun kerja sama atau sinergi orang lain.
¨
Audible
Makna audible à dapat didengarkan atau dimengerti
dengan baik. Berarti pesan yang disampaikan dapat diterima oleh penerima pesan.
¨
Clarity
Selain dimengerti harus ada
kejelasan dari pesan, sehingga tidak terjadi multi interpretasi.
Clarity à keterbukaan dan transparasi. Dalam
komunikasi tidak ada yang ditutupi.
¨
Humble
Sikap rendah hati
Diambil dari : Buku
The Art of Building Relation with People – Sarah Jessica
0 comments:
Post a Comment