Sunday, May 26, 2013

Teknologi Era Kini


Seiring dengan perkembangan zaman, perkembangan teknologi juga semakin berkembang. Bahkan bisa jadi setiap hari teknologi akan selalu update. Salah satu perkembangan teknologi saat ini yaitu, teknologi layar sentuh (touch sreen). Yang diperkirakan, akan memiliki dampak besar dalam beberapa tahun ke depan, dan berpotensi bisa mengubah segalanya.

Layar sentuh memungkinkan para pengguna untuk berinteraksi lebih lancar dengan media. Ada baiknya bila kita bisa mengenali dan membedakan jenis-jenis layar sentuh pada era kali ini. Ada 3 jenis layar sentuh yaitu:

1.        Resistive Screen
Sistem layar ini dilapisi oleh lapisan tipis berwarna metalik, yang bersifat konduktif. Dalam arti, lapisan yang sifatnya mudah menghantarkan sinyal listrik. Selain itu, sistem ini juga bersifat resistif terhadpa sinyal-sinyal listrik, lapisan yang menahan arus listrik.

Keduanya dipisahkan oleh bintik-bintik transparan. Pada lapisan konduktif, mengalir arus listrik yang bertugas sebagai arus referensi. Saat terjadi sentuhan, kedua lapisan akan dipaksa untuk saling berkontak fisik secara langsung.
  
Layar dengan teknologi ini hanya memiliki tingkat kejernihan gambar 75%, sehingga monitor tampak kurang jernih. Touch jenis ini sangat rentan dan lemah terhadap sentuhan benda-benda sedikit tajam . Teknologi ini juga tidak terpengaruh oleh elemen-elemen di luar seperti debu atau air. Namun, akan merespon semua sentuhan yang mengenainya. Entah itu jari tangan langsung ataupun menggunakan benda lain.

Untuk cara kerjanya adalah, dengan menekan layar baik menggunakan jari atau benda lain. Kelemahan layar ini yaitu, jika diletakkan di kantong dapat tertekan dan mengakibatkan layar mudah rusak.

2.      Capacitive Screen
Capasitive touchscreen dapat bekerja bila sentuhan-sentuhan yang didapatnya berasal dari benda bersifat konduktif, misalnya jari. Teknologi ini, tidak dapat menggunakan benda lain seperti kuku dan lain sebagainya. Karena layar ini bekerja dengan memanfaatkan muatan listrik yang ada di tubuh manusia.
Jenis layar yang memiliki kejernihan tampilan hingga 90% ini, tidak terpangaruh oleh tekenan walaupun diletakkan di kantong.  Dan hampir tidak memiliki kelemahan. Karena layar ini merupakan pengembangan terbaru untuk menggantikan layar resistif.

3.      Surface Acoustic Wave System
Teknologi ini memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mendeteksi kejadian di permukaan layar. Teknologi ini juga tidak menggunakan bahan lapis metalik tetapi lapisan kaca. Maka tampilan dari layar dapat meneruskan cahaya hingga 90%, sehingga lebih jernih dan terang dibandingkan resistive touchscreen.

Dengan tidak adanya lapisan sensor juga membuat touchscreen menjadi lebih kuat dan tahan lama. Karena tidak ada lapisan yang dapat rusak ketika disentuh, terkena air, minyak, debu, dll.
Namun, teknologi ini juga memiliki kelemahan yaitu, mudah terganggu oleh air, debu dan benda padat lainnya.

Itulah sekilas tentang jenis-jenis layar sentuh. Layar sentuh memudahkan para pengguna yang sebelumnya mengalami kesulitan dengan keyboard. Di masa mendatang para pengguna bisa mengharapkan perangkat yang lebih untuk pindah ke layar sentuh. Bahkan mungkin, keyboard merupakan masa lalu dalam lima tahun atau lebih.

Hal itu tidak dapat diprediksikan berapa banyak ini akan mengubah cara pengguna memakai teknologi tetapi, dapat diasumsikan bahwa efek yang ditimbulkan akan besar.



Share:

0 comments:

Post a Comment