Virus pertama kali muncul tahun 1981 di Texas dengan
nama Elk Cloner. Virus ini menyebar
melalui disket Apple II dan mendisplay pesan di layar. Isi pesan tersebut,
sebagai berikut:
“It will get on all your disks-It will infiltrate your chips–yes it is Cloner!-It will stick to you like glue-It will modify RAM too-send in the Cloner.”
Virus komputer adalah Malwer yang menginfeksi sebuah
komputer dengan bantuan pihak ketiga untuk menjalankan dirinya (pemilik
komputer itu sendiri). Virus juga tidak mampu mengaktifkan/menjalankan dirinya
sendiri, jika tidak ada tindakan dari pengguna komputer.
Sering kali, virus diciptakan seperti program lain
sehingga pemilik komputer mau mengakifkan virus tersebut. Program yang sering
ditiru oleh virus yaitu, program .JPG, .doc atau folder yang bila diklik atau
dibuka akan mengaktifkan virus.
Mari kita lihat sejarah perkembangan virus.
Perkembangan
Virus Komputer
Virus muncul sekitar tahun 1970. Ketika Unix 108
diganggu dan digerogoti oleh virus Pervading Animal. Tidak lama kemudian,
sistem operasi Tennex juga diserang virus The Creeper. Dan pada 1986, MS Dos
diserang oleh virus yang bernama Brain, dengan tipe IBM.
Pada era 1990, sejarah perkembangan virus komputer
semakin merajalela. Ketika tahun 1992, jumlah virus semakin berkembang pesat
dan telah meningkat menjadi 2.300. Sebelumnya, pada 1970 hingga 1990 terdapat
500 virus yang dikenali.
Tak hanya mencapai batasan itu saja, pada 1944 virus
mengalami kenaikan sekitar 7.500 hingga tahun 2000, jumlah virus yang berhasil
dikenali dan diidentifikasi mencapai 50.000 virus.
Istilah virus digunakan mulai tahun 1983 oleh seorang
pengajar dari University of Southern California (USC) bernama Fred Cohen.
Dengan divisi program komputer yang bisa mengaplikasi dan dapat menghancurkan
program.
Cara Kerja Virus
Setelah kita melihat sejarah virus komputer, mari kita beralih untuk mengetahui cara kerja virus komputer menurut jenisnya.
1.
Virus
File
Cara kerja virus ini yaitu,
menginfeksi aplikasi atau dokumen yang ada dalam komputer. Ketika aplikasi
tersebut dijalankan, maka virus itu akan langsung menyebar.
2. Virus Boot Sector
Virus ini memiliki cara kerja,
menginfeksi boot sector hard disk (sebuah daerah dalam hard disk yang pertama
kali diakses saat komputer dihidupkan).
3. Virus E-mail
Ciri virus ini yaitu, memilki ciri
khusus berupa ekstensi .scr, .exe, .pif atau .bat.
Jika virus ini aktif, dia akan mengirimkan dirinya sendiri ke berbagai alamat
e-mail yang terdapat pada buku alamat pengguna.
4. Virus Multipartite
Untuk virus ini, akan menimbulkan
banyak masalah karena dapat menyebabkan kerusakan fatal.
5. Virus Polimorfis
Mengubah kode diri (berubah wujud)
saat menyebarkan diri ke komputer lain. Itulah cara kerja virus Polimorfis ini.
Virus ini lebih sulit dideteksi, karena memiliki sifat seperti itu.
6. Virus Siluman (Stealth Virus)
Cara kerja virus yang satu ini, yaitu menyembunyikan
dirinya dengan membuat sebuah file yang terinfeksi, tapi seolah-olah tidak
terinfeksi.
7. Virus Makro
Virus ini menginfeksi aplikasi
Microsoft Office seperti Word dan Excel. Biasanya dokumen yang terinfeksi oleh
virus ini, akan memodifikasi perintah yang ada di Office seperti “save” untuk
menyebarkan.
Dan ini, adalah cara penanganan virus.
Anitivirus
Virus dapat ditanggulangi dengan menggunakan perangkat
lunak antivirus. Perangkat ini dapat mendeteksi dan menghapus virus komputer.
Asal basis data virus komputer yang dipunyai oleh perangkat lunak anitvirus
mengandung kode untuk menghapus virus.
Tips mengurangi resiko terkena virus komputer.
- Instal antivirus, jangan tunggu komputer terkena virus terlebih dahulu.
- Apa saja yang masuk ke dalam komputer, pindai terlebih dahulu. Entah itu flashdisk, card reader, CD, dan lain-lain. Dengan cara mengaktifkan fungsi autoscan pada antivirus.
- Updates antivirus secara berkala.
- Periksa seluruh sistem komputer secara berkala. Usahakan satu minggu sekali. Untuk mencegah virus yang luput dari pantauan.
Tertera
di UU ITE
Sangatlah jelas, bahwa
virus dapat menginfeksi aplikasi ataupun dokumen pada komputer. Dan hal itu
melanggar dalam UU No 11 tahun 2008 tentang ITE yang tertera pada pasal 32.
Sumber: http://www.thecrowdvoice.com/post/sejarah-perkembangan-virus-3148241.html, http://www.anneahira.com/sejarah-perkembangan-virus-komputer.html, www.datahukum.pnri.go.ig
0 comments:
Post a Comment