Friday, May 24, 2013

Virus Komputer

Virus pertama kali muncul tahun 1981 di Texas dengan nama Elk Cloner. Virus ini menyebar melalui disket Apple II dan mendisplay pesan di layar. Isi pesan tersebut, sebagai berikut:

It will get on all your disks-It will infiltrate your chips–yes it is Cloner!-It will stick to you like glue-It will modify RAM too-send in the Cloner.”

Virus komputer adalah Malwer yang menginfeksi sebuah komputer dengan bantuan pihak ketiga untuk menjalankan dirinya (pemilik komputer itu sendiri). Virus juga tidak mampu mengaktifkan/menjalankan dirinya sendiri, jika tidak ada tindakan dari pengguna komputer.

Sering kali, virus diciptakan seperti program lain sehingga pemilik komputer mau mengakifkan virus tersebut. Program yang sering ditiru oleh virus yaitu, program .JPG, .doc atau folder yang bila diklik atau dibuka akan mengaktifkan virus.

Mari kita lihat sejarah perkembangan virus.

Perkembangan Virus Komputer

Virus muncul sekitar tahun 1970. Ketika Unix 108 diganggu dan digerogoti oleh virus Pervading Animal. Tidak lama kemudian, sistem operasi Tennex juga diserang virus The Creeper. Dan pada 1986, MS Dos diserang oleh virus yang bernama Brain, dengan tipe IBM.

Pada era 1990, sejarah perkembangan virus komputer semakin merajalela. Ketika tahun 1992, jumlah virus semakin berkembang pesat dan telah meningkat menjadi 2.300. Sebelumnya, pada 1970 hingga 1990 terdapat 500 virus yang dikenali. 

Tak hanya mencapai batasan itu saja, pada 1944 virus mengalami kenaikan sekitar 7.500 hingga tahun 2000, jumlah virus yang berhasil dikenali dan diidentifikasi mencapai 50.000 virus.

Istilah virus digunakan mulai tahun 1983 oleh seorang pengajar dari University of Southern California (USC) bernama Fred Cohen. Dengan divisi program komputer yang bisa mengaplikasi dan dapat menghancurkan program.

Cara Kerja Virus

Setelah kita melihat sejarah virus komputer, mari kita beralih untuk mengetahui cara kerja virus komputer menurut jenisnya.

1.        Virus File
Cara kerja virus ini yaitu, menginfeksi aplikasi atau dokumen yang ada dalam komputer. Ketika aplikasi tersebut dijalankan, maka virus itu akan langsung menyebar.
2.      Virus Boot Sector
Virus ini memiliki cara kerja, menginfeksi boot sector hard disk (sebuah daerah dalam hard disk yang pertama kali diakses saat komputer dihidupkan).
3.      Virus E-mail  
Ciri virus ini yaitu, memilki ciri khusus berupa ekstensi .scr,        .exe,     .pif atau             .bat. Jika virus ini aktif, dia akan mengirimkan dirinya sendiri ke berbagai alamat e-mail yang terdapat pada buku alamat pengguna.
4.      Virus Multipartite
Untuk virus ini, akan menimbulkan banyak masalah karena dapat menyebabkan kerusakan fatal.
5.      Virus Polimorfis
Mengubah kode diri (berubah wujud) saat menyebarkan diri ke komputer lain. Itulah cara kerja virus Polimorfis ini. Virus ini lebih sulit dideteksi, karena memiliki sifat seperti itu.
6.      Virus Siluman (Stealth Virus)
Cara kerja virus yang satu ini, yaitu menyembunyikan dirinya dengan membuat sebuah file yang terinfeksi, tapi seolah-olah tidak terinfeksi.
7.       Virus Makro
Virus ini menginfeksi aplikasi Microsoft Office seperti Word dan Excel. Biasanya dokumen yang terinfeksi oleh virus ini, akan memodifikasi perintah yang ada di Office seperti “save” untuk menyebarkan.
Dan ini, adalah cara penanganan virus.

Anitivirus

Virus dapat ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Perangkat ini dapat mendeteksi dan menghapus virus komputer. Asal basis data virus komputer yang dipunyai oleh perangkat lunak anitvirus mengandung kode untuk menghapus virus.

Tips mengurangi resiko terkena virus komputer.

  •  Instal antivirus, jangan tunggu komputer terkena virus terlebih dahulu.
  •   Apa saja yang masuk ke dalam komputer, pindai terlebih dahulu. Entah itu flashdisk, card reader, CD, dan lain-lain. Dengan cara mengaktifkan fungsi autoscan pada antivirus.
  • Updates antivirus secara berkala.
  • Periksa seluruh sistem komputer secara berkala. Usahakan satu minggu sekali. Untuk mencegah virus yang luput dari pantauan.

Tertera di UU ITE

Sangatlah jelas, bahwa virus dapat menginfeksi aplikasi ataupun dokumen pada komputer. Dan hal itu melanggar dalam UU No 11 tahun 2008 tentang ITE yang tertera pada pasal 32.








Share:

0 comments:

Post a Comment